Indonesia yang dikenal dengan kesuburan tanahnya kini mulai mengalami krisis pangan. Hal ini tidak lain dikarenakan kurangnya lahan untuk pangan. ”Jawa Timur dulu merupakan lumbung pangan, tapi makin lama produksi pangannya makin merosot,” terang Paulus Hari Susilo S HUT, koordinator klinik agrobisnis dan agrowisata di Agrowisata Kusuma Batu, Malang.
Maslah ini tak dapat dibiarkan begitu saja. Berbagai alternatif guna menanggulangi masalah ini bermunculan, salah satunya adalah green house (rumah kaca, red). ”Dilakukannya sistem pertanian green house ini sebenarnya untuk mengatasi krisis pangan, karena dengan cara ini kita dapat mengatur kualitas tumbuhan dan mengatur kapan tumbuhan akan panen,” lanjut pria yang hobi bercocok tanam ini. Di samping itu, green house juga tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas seperti pertanian konvensional pada umumnya.
Tumbuhan yang dihasilkan dari sistem pertanian ini adalah hidroponik, yaitu tumbuhan yang tidak 100% merupakan bahan organik. ”Maksudnya dalam perawatannya masih ada campur tangan manusia, mulai dari pengaturan jumlah cahaya matahari, pengaturan hama, sampai pemberian pupuknya juga ada takaran tertentu,” jelas Paulus. Meski demikian, tumbuhan ini aman dan sehat untuk dikonsumsi. Selain itu masih ada tumbuhan yang bisa ditanam di green house yaitu organik. Tumbuhan organik keseluruhan perawatannya menggunakan bahan alami atau organik.
Ternyata, masih ada lagi keunggulan dari tumbuhan hidroponik. Tumbuhan ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan tumbuhan organik. Diantaranya dapat panen lebih cepat, kualitas tanaman lebih prima, dan meminimalisir hama. Di lain sisi, green house sendiri membutuhkan biaya yang besar dalam hal investasi. Selain itu juga dibutuhkan pelatihan khusus untuk dapat mengelola green house.
Di akhir wawancara, Paulus menjelaskan bahwa green house Agrowisata Kusuma sudah dimulai sejak 2000 dan berkembang dengan sangat pesat. Awalnya hanya ada dua unit green house, namun kini sudah mencapai 24 unit. (cor,son)
sumber : http://www.ubaya.ac.id/ubaya/news_wu_detail/935/Green_House_Atasi_Krisis_Pangan.html
klik disini universitas surabaya kampus hijau
universitas surabaya kampus hijau
universitas surabaya kampus hijau
universitas surabaya kampus hijau
universitas surabaya kampus hijau
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar